Kamis, 16 September 2021

5 Alasan Pasangan Memilih Childfree

Halo, Sobat Mamake!

 

Ada berbagai alasan pasangan memilih childfree. Yups, memutuskan untuk mempunyai anak atau tidak merupakan hak setiap pasangan. Keputusan personal yang tidak boleh dicampuri pihak manapun. Isu childfree terus menguat beberapa waktu belakangan. Salah satu pemicunya adalah pernyataan seorang Youtuber muda cantik, Gita Savitri Devi atau lebih populer disapa Gita SAV. Ia dan sang suami memilih untuk hidup berdua dan tidak mempunyai anak. Lantas, faktor apa saja yang menyebabkan pasangan memutuskan childfree?

 


1.      Kondisi Finansial

Keadaan keuangan yang tak stabil menjadi salah satu penyebab pasangan memutuskan untuk tidak punya anak. Memiliki buah hati artinya kebutuhan bertambah. Orang-orang dengan finansial yang belum mapan cenderung berpikir ulang ketika hendak merencanakan kehamilan. Banyak pertimbangan dan kekhawatiran di benak mereka. Takut apabila kelak tak dapat memenuhi kebutuhan anak serta memberinya kehidupan yang layak.

 

2.      Kesiapan Mental

Menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Kita harus dapat mengendalikan emosi dengan baik. Banyaknya pekerjaan rumah dan kantor, ditambah kewajiban mengawal buah hati, memantau perkembangannya dari hari ke hari, tentu memicu tekanan. Keadaan demikian benar-benar menguji kesabaran. Mereka yang tidak siap mental rentan mengalami stres hingga depresi. So, pilihan untuk childfree pun diambil.

 

3.      Kebersamaan

Setelah menikah pasangan perlu saling mengenal juga memahami peran masing-masing. Jadi, menunda kehamilan adalah pilihan terbaik yang bisa diambil. Akan tetapi, terkadang karena merasa terlalu nyaman dan baik-baik saja dengan rumah tangga tanpa buah hati, mereka pun akhirnya memutuskan untuk childfree. Toh, bisa tetap hidup bahagia meski tanpa kehadiran buah hati.

 

4.      Memikirkan Masa Depan

Dengan atau tanpa anak, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, situasi serta tekanannya pasti berbeda ketika harus melewati hari-hari bersama si kecil. Tentu akan ada hal-hal tak terduga yang melenceng dari rencana awal. Rasa cemas berlebihan, khawatir tidak bisa mengatasi problem di luar rencana akibat kehadiran buah hati, menjadi dasar mereka memutuskan untuk tak mempunyai keturunan.

 

5.      Masalah Pengasuhan Anak

Anggapan bahwa segala yang dicapai atau dilakukan anak merupakan buah dari didikan orang tua masih bertahan hingga saat ini. Lingkungan akan memuji anak-anak yang berperilaku baik atau mampu meraih nilai tinggi. Sebaliknya, sewaktu anak berbuat nakal maka yang akan disalahkan adalah orang tuanya juga. Rasa khawatir tidak bisa mendidik anak dengan baik hingga ketidaksiapan mendengar pendapat sumbang orang-orang sekitar membuat pilihan childfree diambil.

 

Ada berbagai alasan pasangan mengambil keputusan untuk childfree. Itu pilihan masing-masing, ya. Tiada yang berhak melarang. Namun, perlu diingat agar berpikir matang-matang sebelum memutuskan. So, bagaimana pandangan Sobat Mamake yang baru menikah atau hendak membina rumah tangga terkait childfree ini?

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.