Sabtu, 19 Juni 2021

7 Tips Efektif Melakukan Detoks Medsos

 7 Tips Efektif Melakukan Detoks Medsos

 

Hai, Sobat Mamake!

 

Kemajuan teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat. Sebagai contoh, dahulu kita tak memikirkan untuk selalu eksis di media sosial, kini semuanya harus diabadikan lalu diunggah ke medsos. Kehidupan sehari-hari tak dapat lepas dari gawai serta media sosial. Lama kelamaan jadi kecanduan. Jika Sobat termasuk orang yang sulit lepas dari keduanya, lakukan detoks medsos, yuk!

 

Sumber gambar : Pixabay

 

 

1.       Jauhkan Ponsel

Simpan ponsel di tempat yang tidak terjangkau atau tersembunyi selama Sobat Mamake bekerja atau melakukan rutinitas. Dengan demikian kita tak akan tergoda untuk terus aktif di media sosial. Selain itu, pekerjaan pun selesai tepat waktu.

 

2.       Tentukan Hari Bebas Medsos

Langkan ini penting dilakukan jika Sobat benar-benar ingin terbebas dari jerat media sosial. Tentukan hari khusus tanpa membuka media sosial. Misalnya saja di akhir pekan. Buat komitmen dengan diri sendiri bahwa di hari tersebut, Sobat tidak akan melirik media sosial, kecuali ada hal urgent yang harus menggunakan media sosial seperti urusan pekerjaan atau rapat daring dengan tim. Nah, jika hal ini terjadi, ganti hari bebas media sosial yang telah Sobat gunakan untuk urusan penting tadi dengan hari lainnya.

 

3.       Buat Kawasan Free Gawai

Terdengar konyol, kan? Akan tetapi, cara ini terbukti dapat mengurangi intensitas seseorang bermain media sosial. Kawasan bebas gawai atau medsos misalnya, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, hingga taman depan rumah. Di tempat tersebut kita tidak boleh membuka media sosial.

 

4.       Mematikan Notifikasi Media Sosial

Menghidupkan notifikasi media sosial sama saja kita mengundang diri sendiri untuk terus menerus memantau medsos. Ini sangat berbahaya, lo. Secara tak sadar, media sosial membuat seseorang rentan terkena depresi, penurunan rasa percaya diri, sampai insomnia. Selain itu Sobat juga wajib membatasi waktu bermain media sosial. Menurut psikolog, batas wajar penggunaan media sosial dalam sehari maksimal selama satu jam.

 

5.       Buang Aplikasi Media Sosial

Jika langkah-langkah di atas belum dapat menjauhkan Sobat Mamake dengan media sosial, Sobat dapat menghapus saja aplikasinya. Ini cara paling ekstrem yang bisa diambil saat media sosial seolah menguasai kehidupan kita.

 

6.       Meminta Bantuan

Sobat Mamake dapat melakukan detoks media sosial selama satu bulan lebih dahulu. Agar tak mudah goyah, mintalah bantuan kepada anggota keluarga juga sahabat untuk mengingatkan bahwa kita sedang detoks medsos.

 

7.       Membuat Rencana Kegiatan

Selama melakukan detoks media sosial, jangan lupa untuk membuat rencana kegiatan. Tulis aktivitas yang hendak Sobat lakukan untuk mengisi waktu. Contohnya, menekuni hobi lama seperti merajut, berkebun, menulis, membaca buku, dan sebagainya. Jika dilakukan secara rutin, bukan tak mungkin ini akan menjadi kebiasaan baru Sobat yang positif.

 

Cara efektif melakukan detoks medsos di atas bisa Sobat coba jika merasa aplikasi tersebut telah merenggut waktu juga kehidupan Sobat. Jangan sampai kita terkena depresi karena iri melihat potret indah hidup teman-teman di media sosial. Sejatinya apa yang terlihat oleh mata belum tentu itu kenyataannya. Tetap bijaksana dan gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.