Senin, 01 Maret 2021

3 Tips Menjaga Mood Saat Mendampingi Anak Sekolah Jarak Jauh

Halo,  Sobat Mamake!

Rencana sekolah tatap muka di bulan Januari 2021 kemarin kembali menuai kontra. Situasi yang belum kondusif di tengah pandemi ini membuat sebagian besar sekolah kembali melaksanakan sekolah dari rumah. Peran orang tua tentu sangat diharapkan dalam mendukung proses belajar jarak jauh ini.

Sobat, tidak semua orang tua dapat mengajarkan anaknya dengan baik seperti layaknya guru di sekolah. Kebanyakan orang tua malah justru menjadi emosi jika harus mengajarkan anaknya. Alih-alih anak menjadi paham, anak menjadi malas dan enggan belajar jika didampingi ibu atau ayahnya yang marah-marah.

Mendampingi anak belajar tidak hanya selama masa pandemi sekarang saja ya, Sob, akan tetapi semestinya setiap hari ketika anak belajar.


 

Nah, bagaimana caranya agar Sobat Mamake tetap terjaga moodnya ketika mendampingi anak belajar? Sobat bisa mencoba cara ini:

 

1.     Membuat suasana nyaman

Sobat, buatlah suasana senyaman mungkin untuk Sobat ketika sedang bersama anak. Suasana nyaman itu biasanya dengan meyetel musik dan lagu favorit. Sobat Mamake, mendengarkan musik bisa membuat perasaan rileks dan menjadikan kita lebih fokus terhadap sesuatu, loh. Termasuk membimbing anak agar tertib mengerjakan tugas.

 

2.      Bercanda dengan anak

Jika Sobat Mamake termasuk orang yang humoris dan  sering bercanda dengan anak, bersyukurlah, Sobat. Karena bercanda dengan anak sambil terus membimbng anak dalam belajar bisa meningkatkan mood anak dalam belajar dan menghindari perasaan jenuh anak. Memuji anak ketika berhasil dengan benar dalam mengerjakan tugasnya juga perlu Sobat lakukan. Hal itu  membuat anak menjadi lebih dihargai dan merasa dirinya lebih diperhatikan, sehingga menjadi lebih bersemangat dalam mengerjakan tugas sekolahnya yang lain.

 

3.      Menyiapkan cemilan

Tips nomor tiga kali ini sudah menjadi rahasia umum bahwa ngemil bisa meningkatkan mood baik dalam segala hal. Ada makanan kecil yang bisa dinikmati bersama dengan anak, tentunya membuat suasana anak  dengan Sobat menjadi hangat dan menyenangkan, bukan? Jika mood Sobat dan anak sudah baik, maka kerjasama dalam belajar jarak jauh  pasti akan terwujud.

 

Sobat, secara psikologi anak merasa berbeda jika harus berhadapan dengan ayah ibu dan dengan gurunya. Menghadapi ayah ibu adalah orang tua dimana anak bisa bermanja dan meminta pelindungan, jika berhadapan dengan guru, anak menjad lebih segan.

Namun, sejatinya ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Menjadi ibu yang baik bukan pilihan melainkan suatu keharusan.

Selamat mendampingi anak-anak belajar, Sobat!

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.