Kamis, 17 Desember 2020

7 Tips Mencetak Anak Cerdas

Hai, Sobat Mamake!

Mencetak anak cerdas tidak dapat dilakukan dalam hitungan hari. Butuh waktu dan trik khusus untuk membuat buah hati tak hanya cerdas pikiran, tetapi juga hatinya. Inilah beberapa tips mencetak anak cerdas yang bisa Sobat lakukan. 

 

 

 

1.      Perhatikan Asupan

Otak anak akan berkembang pesat sejak ia dilahirkan hingga berusia empat tahun. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan nutrisinya dengan baik. Perbanyak konsumsi makanan sehat seperti telur, kacang-kacangan, ikan, daging, buah, sayuran, oat, dan sebagainya. Kita pun harus memastikan apa yang masuk ke dalam tubuh si kecil halal dan tayib.

 

2.      Hindari Mendikte

Orang tua tentu ingin selalu memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Tidak heran apabila banyak orang tua mengatur jadwal anak sedemikian rupa, dengan harapan si kecil akan mendapatkan bekal keterampilan yang memadai. Alih-alih demikian, kita justru dianjurkan agar membebaskan anak bermain serta melakukan hal-hal yang disukai, termasuk menggunakan gawai dengan tetap memberikan batasan. Buat anak bahagia dan biarkan imajinasinya berkembang.

 

3.      Bertanya

Latih keterampilan anak dalam memecahkan masalah sekaligus mempertajam imajinasinya dengan cara sering bertanya. Sebagai contoh, ketika sedang bersepeda dan melihat sampah, tanyakan apa yang harus dilakukan dengan sampah itu atau kala tengah naik mobil tiba-tiba berhenti karena lampu merah. Kita dapat menanyakan apa arti lampu merah, kuning, dan hijau.

 

4.      Mendukung Pertemanan yang Sehat

Pergaulan dapat memengaruhi perilaku serta pola pikir seseorang. Jadi, perhatikan dengan siapa anak bermain. Jangan sampai terjebak dalam lingkaran pertemanan toxic yang membawa pengaruh buruk bagi si kecil.

 

5.      Maksimalkan Penggunaan Teknologi

Tak selamanya perkembangan teknologi memberikan dampak buruk bagi anak. Itu semua tergantung cara kita menyikapinya. Manfaatkan kemajuan teknologi untuk memperkaya wawasan. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan teknologi virtual reality (VR) untuk dapat melakukan interaksi dengan lingkungan yang disimulasikan komputer (memperkenalkan anak dengan hewan purba atau mengenal kehidupan dasar laut, dan sebagainya).

 

6.      Mempelajari Bahasa Asing dan Seni

Mempelajari bahasa asing sejak dini mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, memecahkan masalah, kreativitas, sains, serta matematika. Selain itu, kita pun bisa memperkenalkan anak dengan seni guna menunjang kecerdasannya. Sebut saja seni lukis juga kerajinan tangan yang dapat menambah rasa percaya diri sekaligus merangsang daya ingat.

 

7.      Hindari Memaksa Anak

Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Jangan pernah memaksa anak melakukan hal yang tidak disukainya. Misalnya, si pendiam yang dipaksa menjadi pribadi aktif. Daripada melakukan pemaksaan yang tak berguna bagi perkembangan kecerdasan anak, lebih baik jadikan kelemahannya sebagai kelebihan. Si pendiam bisa diarahkan pada buku atau bacaan sejenis. Anak cerewet dapat diarahkan untuk membuat video atau vlog.

 

Memiliki anak cerdas ialah dambaan semua orang tua. Akan tetapi, tidak semua mampu menerapkan pola asuh yang mendukung kecerdasannya. Selain beberapa hal di atas, kita bisa memupuk kebiasaan membaca, memilih sekolah yang tepat, juga menghargai proses belajarnya. Jangan cela si kecil ketika melakukan kesalahan, sebaliknya berikan apresiasi positif sehingga ia lebih bersemangat mencoba berbagai hal baru.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.