Kamis, 27 Agustus 2020

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Gaya Hidup Clean Eating

 

Halo, Sobat Mamake!

Mempunyai tubuh yang sehat merupakan keinginan semua orang. Akhir-akhir ini penyakit berbahaya seperti jantung atau obesitas pun mulai menyerang kalangan muda. Penyebabnya tidak lain adalah gaya hidup sembarangan dan cenderung menyepelekan asupan. Oleh karena itu, penting bagi Sobat Mamake untuk mengetahui kandungan apa saja yang terdapat dalam makanan maupun minuman yang dikonsumsi setiap harinya.

Sobat ingin mengubah pola makan supaya lebih sehat? Clean eating cocok untuk dicoba. Memulai gaya hidup dengan senantiasa memilih bahan makanan segar dan alami memang bukan hal yang mudah. Terlebih apabila lidah kita sudah terbiasa mencicipi gurihnya segala sajian yang menggunakan penyedap. Namun, kita tidak akan pernah tahu jika belum mencoba, kan? Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Kali ini kita ulik lebih dalam tentang gaya hidup clean eating, yuk!


 

 

1.      Teknik Pengolahan

Terdapat beberapa cara mengolah bahan mentah menjadi sajian lezat siap santap antara lain, goreng, panggang, kukus, bakar, dan rebus. Ketika Sobat Mamake berkomitmen untuk memulai gaya hidup clean eating artinya siap untuk memakan hidangan dengan citarasa alami, tidak terlalu gurih layaknya menggunakan penyedap, juga tak memakan waktu lama dalam pengolahannya. Hindari gorengan, segala jenis makanan manis, junk food, juga fast food. Rekomendasi menu yang bisa Sobat pilih antara lain lalapan dengan sambal uleg, sayuran kukus, beras merah, buah utuh, serta roti gandum.

 

2.      Perbanyak Konsumsi Air Putih

Clean eating menjadi tantangan besar bagi para coffee lover dan penikmat teh manis. Pasalnya gaya hidup sehat yang makin digandrungi ini tidak menyarankan para pelakunya mengonsumsi minuman manis, bersoda, atau jus dalam kemasan yang notabene mengandung bahan pengawet, pewarna, dan gula cukup tinggi. Sobat harus mengganti minuman dengan air putih serta teh herbal. Konsumsi air putih setidaknya dua liter setiap hari. Jika bosan, Sobat Mamake bisa menambahkan perasan air lemon atau daun mint ke dalam air putih.

 

3.      Tidak Melewatkan Buah dan Sayuran

Makanlah dalam porsi kecil setidaknya enam kali sehari. Konsumsi juga beragam buah maupun sayur. Sesuaikan asupan dengan jenis kegiatan dan kebutuhan kalori harian. Lantas apakah buah dan sayur beku juga bisa menjadi pilihan saat clean eating? Ini masih menjadi pro dan kontra. Ada yang mengatakan tidak boleh, namun di sisi lain terdapat kelompok yang masih memperbolehkan bahan-bahan beku itu masuk dalam gaya hidup clean eating selama nutrisinya terjaga dengan baik. Dianjurkan pula untuk membaca lebih cermat label kemasan guna memastikan bahan makanan yang kita pilih bebas gula, garam, dan belum kedaluwarsa.

 

4.      Pastikan Memilih Produk Organik

Produk organik biasanya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan produk nonorganik. Tidak heran, ya, sebab bahan makanan organik berkembang tanpa menggunakan bahan-bahan pertanian kimia. Para petani memakai pupuk alami dan perawatan bebas pestisida bagi tanaman mereka. Biasanya terdapat label organik untuk produk sejenis ini. Jadi, Sobat Mamake tidak akan keliru dalam memilih. Ketika membeli produk protein hewani pun sama, pastikan ada label organiknya, ya. Jika sulit diperoleh bisa ganti dengan protein nabati dari kacang-kacangan.

 

Perubahan gaya hidup tentunya akan berdampak pada kualitas hidup kita. Salah satu yang dapat Sobat pilih ialah clean eating. Pola hidup yang menitikberatkan pada pemilihan bahan makanan dan minuman segar alami ini membuat kesehatan tubuh terpelihara. Yuk, siapkan diri untuk mencoba melakukan gaya hidup sehat yang satu ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.