Selasa, 07 Juli 2020

4 Tips Berbisnis Kuliner di Tengah Pandemi COVID-19



Tak dapat dimungkiri kondisi pandemi seperti saat ini sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Banyaknya bidang usaha yang terdampak, mengakibatkan perusahaan harus mengambil kebijakan pengurangan karyawan bahkan ada yang sampai gulung tikar.

Apakah Sobat termasuk salah satu pemilik usaha kuliner yang merasakan dampak corona? Bila demikian, Sobat harus putar otak supaya bisnis tetap bisa berjalan meski keadaan masih belum kondusif. Berikut beberapa tips yang bisa Sobat coba!

Sumber: Pixabay



  •  Melakukan Inovasi Produk
Inovasi merupakan hal yang wajib bagi semua pebisnis. Sobat bisa melakukan pembaruan terhadap rasa, bentuk, kemasan, atau cara promosi. Dengan inovasi, konsumen akan semakin penasaran, terhindar dari kebosanan, dan pastinya ingin mencoba semua produk kita. Sebagai contoh, pisang goreng yang biasanya hanya dibalut tepung saja, kini sudah dibuat menjadi beragam olahan seperti banana nugget atau pisang crispy lengkap dengan bermacam topping.

Di samping itu frozen food juga sangat cocok dan makin digemari, lo. Jika memungkinkan untuk dibuat dalam bentuk beku, Sobat dapat menciptakan produk frozen food sendiri. Seperti siomay, nugget ayam homemade, dan sejenisnya.

  • Membuka Layanan Pesan Antar
Kini masyarakat sudah lebih tenang menghadapi gempuran virus corona. Semua mulai terbiasa kembali berkegiatan di luar rumah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tetapi, sebagian lainnya masih tetap merasa aman melakukan segalanya dari rumah.

Melihat kondisi yang belum stabil, ubahlah pelayanan kita. Sobat dapat membuat layanan pesan antar dengan batas order tertentu. Langkah ini akan memudahkan konsumen yang masih nyaman berada di rumah untuk memesan segalanya di lapak kita. Pastikan kita siap dengan transportasi dan karyawan yang memahami lokasi daerah setempat.
  •  Mulai Merambah Pasar Online
Jika mulanya Sobat hanya berjualan offline, sekarang mau tidak mau kita harus merambah pasar online guna meningkatkan pendapatan. Belajar kembali untuk bisa piawai memasarkan produk lewat media sosial, seperti kita yang mahir berjualan tatap muka. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mencari komunitas yang berhubungan dengan bisnis online, berinteraksi dengan buzzer, influencer, dan rauplah ilmu digital marketing sebanyak mungkin.

Jika ingin lebih cepat melesat, Sobat bisa mengikuti kelas bisnis online berbayar dengan penyelenggara dan mentor tepercaya. Selanjutnya lakukan optimasi seluruh media sosial yang Sobat miliki dengan cara rajin berinteraksi dan melakukan komunikasi dengan teman-teman dumay. Selain menambah jaringan pertemanan, cara ini juga efektif membuka peluang closing lebih besar. Hindari iklan terus menerus di medsos, ya. Perbanyak berbagi status yang inspiratif, lucu, sehingga menyenangkan untuk diikuti.

  • Tetap Utamakan Keselamatan
Jangan abaikan keselamatan. Jadilah pedagang yang peduli terhadap konsumen. Caranya dengan tetap menggunakan masker ketika berjualan offline dan sering mencuci tangan. Sediakan pula tempat cuci tangan untuk para pembeli. Jaga pula kebersihan tempat jualan termasuk semua wadah yang dipakai. Cuci setiap hari guna menghindari perkembangan kuman atau bakteri.

Berbisnis kuliner di tengah pandemi memang butuh trik khusus supaya tetap bisa bertahan. Tanpanya, usaha kita pun mungkin gulung tikar. Jangan menyerah, Sobat! Semua pasti ada hikmahnya. Untuk para pebisnis kuliner, jangan lupa terapkan kiat sederhana di atas, ya. Semoga sukses!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.