Jumat, 08 November 2013

TIPS MENGOBATI HATI SETELAH DITINGGAL BUAH HATI



Kemarin saya membawa alika ke rumah sakit umum daerah untuk cek kesehatannya.Saat akan memasuki poli anak tiba - tiba ada seorang  wanita yang datang menghampiri saya,
“dede…dede cantik sekali”
tanpa basa -basi dia menciumi anak saya secara bertubi - tubi.Sejurus kemudian wanita itu justru menangis terisak - isak. awalnya saya terkejut dengan apa yang dilakukannya terhadap anak saya,apalagi saya juga tidak  mengenalnya sama sekali.

Seorang laki-laki berjaket hitam menghampiri kami lalu menggandeng tangan wanita muda itu dan mengajaknya sedikit menjauhi saya. Laki-laki berjaket hitam itu meminta maaf kepada saya atas apa yang dlakukan wanita tadi,laki-laki itu tak lain adalah suami wanita itu.
“hayu uwih,si dede tos rapih” (ayo kita pulang,si dede udah rapi-red). Sang suami menunjuk ke belakang, tangis wanita itu semakin keras dan menyayat hati.

 Seorang suster menggendong seorang bayi yang ditutup dengan kain,bersamanya juga ada dua orang wanita yang juga menangis sedih. laki - laki itu dengan sekuat tenaga menguatkan istrinya.tapi tangisnya tak jua berhenti, laki-laki itu mengambilalih bayi dari gendongan suster yang membawanya, dibukanya sekilas kain penutup itu, seorang bayi mungil yang nampaknya sedang tidur nyenyak itu tak bergerak sama sekali.

Hati saya ikut teriris, pedih dan perih rasanya melihat sosok bayi mungil itu, dan tanpa terasa airmata saya menetes tak tertahankan. Bayangan almarhum anak saya terlintas jelas dipelupuk mata. Melihat bayi mungil tak bergerak itu tubuh ini  lunglai tak berdaya, terlintas wajah mungil putra kesayanganku yang belum genap setahun meninggalkanku.

Saya memaklumi kesedihan wanita itu, saya tahu benar bagaimana sakit dan perihnya kehilangan buah hati yang sangat di cintai,dan saya tahu benar beratnya hidup tanpa buah hati.
Saya peluk alika erat-erat dan bergegas meninggalkan wanita yang tadi menciumi dan memeluk anak saya itu. Sebelum pergi saya berbisik pada wanita itu:
“sabar ya mba, mudahan Allah mengganti dengan yang lebih baik, Insya Allah anak ini kelak akan menjadi pembela orangtuanya .”
************************************************************************************************
Ditinggalkan orang yang sangat kita cintai tentunya sangat berat. Begitu pula halnya ketika kita harus kehilangan buah hati yang sangat kita cintai. Buah hati yang telah lama  dinanti, setelah hadirnya mewarnai dan mengisi hari tiba-tiba ia harus pergi menghadap Ilahi. Sakit dan pedihnya tentu tak terperi.
Sebagai seorang ibu yang mengandungnya  selama sembilan bulan, melahirkannya penuh perjuangan antara hidup dan mati, mengurus dan merawatnya penuh kasih sayang, tentunya  tidak mudah mengobati sakitnya kehilangan buah hati. 

Saya pun sempat ambruk dan terpuruk ketika putra kesayangan saya pergi menghadap Ilahi. Saat itu saya bahkan hampir dibawa ke sebuah Pesantren Rehabilitasi khusus orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Tapi untunglah saya bisa bangkit kembali. Baca juga:ANAKKU,GURU KEHIDUPANKU.

Ketika rindu tak terperi datang menghampiri, dan ketika saya butuh obat untuk mengobati kerinduan yang sudah sangat menyesakkan ulu hati, maka inilah obat paling ampuh saya mengatasi kerinduan pada buah hati yang telah pergi.

TIPS MENGOBATI HATI SETELAH DITINGGAL BUAH HATI


1.       MENANGIS
   Tangisan wanita bukan semata-mata karena kelemahannya,tapi juga kekuatannya.jika dengan menangis bisa mengobati luka hati,maka saya akan menangis sepuasnya. bukan karena cengeng,tapi semata-mata ingin menunjukan pada Tuhan betapa lemahnya saya.

2.       YAKINKAN, KEMATIAN ADALAH KEPASTIAN.
Setiap mahluk hidup yang bernyawa pasti akan mati, hanya  saja waktunya sudah ditentukan oleh sang Maha Penggenggam kehidupan. Lihatlah sebuah pohon saat daunnya berguguran. Dedaunan yang jatuh kebumi bukan hanya daun – daun yang sudah menua dan menguning, tapi bersamanya ada juga daun-daun muda yang segar. Maka kematian adalah keniscayaan.

“ katakanlah: sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya,maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu,kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah)yang mengetahui yang Ghaib dan yang nyata,lalu dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS.Al-jumu’ah ayat 8)
saat kita ditinggalkan oleh buah hati yang kita cintai; suka tidak suka, mau tidak mau, maka kepergiannya seharusnya menjadikan kita sebagai orangtuanya untuk lebih introspeksi diri, agar kematian menjadikan pembelajaran bagi kita yang ditinggalkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, agar kita terus mengumpulkan bekal dan amal baik untuk bersiap menghadapi kematian kita nanti.

3.       BUAH HATI YANG LEBIH DULU PERGI  ADALAH TABUNGAN DAN INVESTASI.
Anak – anak yang belum baligh dan sudah lebih dulu pergi menghadap Ilahi,maka mereka adalah tabungan terbesar bagi orangtuanya.kelak ia akan menunggu di gerbang pintu surga menanti kedatangan orangtuanya.ia akan menjadi pembela bagi kedua orangtuanya agar bisa menariknya masuk kedalam surgaNya.
4.       MENERIMA DENGAN SEPENUH HATI (IKHLASKAN HATI)
Keluarga,sahabat,dan orang-orang yang bersimpati pada kita biasanya akan menasehati kita untuk bersabar.tapi terkadang hati kecil justru tak bisa menerima nasehat itu.yah,jujur saja saat itu saya merasa mereka dengan mudah menyuruh saya bersabar,padahal mereka ga tahu gimana sakit dan sedihnya kehilangan anak.tapi,bisikan yang tidak baik itu segera saya tepis,saya tahu itu datangnya dari Syetan yang ingin membuat saya terus larut dalam kesedihan.pada dasarnya kita memang harus bisa bersabar  bukan?maka ketika hati kita sudah benar-benar ikhlas dengan apa yang terjadi, niscaya kita tak akan lagi banyak bertanya apa dan mengapa semua ini terjadi pada kita, cukuplah kita menerima sepenuh hati apapun yang sudah Tuhan gariskan.

5.       YAKINLAH, INI YANG TERBAIK.
Tuhan tidak akan menguji hambaNya diluar batas kemampuan Hamba. Diambilnya kembali sang buah hati, karena Tuhan lebih Tahu yang terbaik untuk hambanya. Saat saya ambruk dan terpuruk ada seorang Sahabat yang menasehati saya:
“ana ga akan nyuruh ente sabar, ga juga nyuruh ente berenti menangis. Tapi cobalah berfikir keadaan anak ente. Kalaupun dia bisa berumur panjang, apa ente tega liat dia berbeda dengan anak-anak lainnya? saat anak-anak yang lain lari-lari, atau dia harus bermain bersama teman-temannya sementara anak ente ga bisa bermain karena ga boleh kecape’an, ga kuat lari-lari seperti anak-anak yang lainnya, apa ente kuat dan ga tambah sedih liat dia kalau besar nanti? belum lagi berobat rutin yang harus dia jalani".

Semua ibu pasti mencintai anaknya, tapi Tuhan jauh lebih sayang pada anak kita, karena itu Dia ambil kembali titipanNya dari kita. Bisa jadi Tuhan sedang mempersiapkan pengganti yang lebih baik untuk kita.
6.       MENDO'AKAN SIBUAH HATI YANG TELAH PERGI
Do’a seorang ibu untuk anaknya selalu didengar Tuhan. Karena Do’a ibu sanggup mengguncang kerajaanNya. Maka do’akanlah anak kita. InsyaAllah hati akan semakin lapang dan tenang.
Perbanyaklah Dzikir dan Do’a yang pahalanya kita khususkan untuk anak kita tercinta.

Itulah tips dari saya untuk mengobati Rasa sedih setelah ditinggal pergi buah hati, semoga bermanfaat ya bunda…
Tetap semangat. ayo bangkit dan jangan bersedih lagi.