MELATIH MENGENDALIKAN HAWA NAFSU PADA ANAK SEJAK DALAM KANDUNGAN



“aa,aku ngidam nih,tolong belikan rujak bebek ya a”
“besok saja ya ma, jam segini ga ada tukang rujak,mau cari kemana”sang suami menunjuk kearah jam dinding
“lihat tuh,sudah jam berapa ini?” sang suami menunjuk ke arah jam dinding yang menunjukan pukul dua dini hari.
“tapi aku maunya sekarang mas…”
Sang suami menghela nafas panjang,seharian ini istrinya sudah banyak meminta bermacam-macam makanan.ada yang sangat mudah dipenuhi dan mudah dicari,tapi banyak juga yang sangat sulit dipenuhi.apapun yang diminta sang istri sebisa mungkin ia penuhi,bahkan ketika tadi sore istrinya meminta soto babat bang madun yang letaknya sangat jauh dari kota tempat tinggalnya tapi ia tetap memaksakan diri untuk membelikan soto babat yang diinginkan sang istri.
sebenarnya ia sudah sangat lelah, Tapi demi istri dan sang jabang bayi ia rela melakukan semua itu sebagai bukti cintanya.
Setelah soto itu ia dapatkan dengan susah payah,istrinya dengan senang hati memakan soto pemberiannya itu,tapi alangkah sedihnya sang suami karena sang istri hanya memakannya beberapa sendok saja,sisanya ia meminta sang suami untuk menghabiskannya.
Setiap hari ada saja keinginan sang istri saat ngidam. Mangga muda,soto betawi,soto babat,ikan gurame goreng terbang,ayam rica-rica dan lain-lain.tapi semua itu hanya sebatas keinginan,setelah yang diinginkan tersedia ia justru malas memakannya.
*************************************************************************************
Meskipun tidak semua bunda yang hamil mengalami ngidam,tapi ada juga beberapa  bunda yang mengalaminya.terkadang ngidam ini seringkali merepotkan orang - orang terdekat,dan sepertinya keluarga akan berusaha memenuhi semua keinginan bunda saat ngidam, karena konon  jika tidak dipenuhi khawatir anak yang dilahirkan akan “ngences” atau istilah lainnya “ileran”.
Sebenarnya,haruskah semua keinginan ngidam sang ibu dipenuhi?apakah akan berpengaruh pada sang jabang bayi jika hasrat ngidamnya tak terpenuhi?

Ngidam bagi ibu hamil adalah suatu keinginan yang sangat lumrah,tapi jika ngidam itu terlalu berlebihan dan menyusahkan,apakah itu hanya sekedar keinginan ibu, atau justru hawa nafsu?
Setiap manusia,atau dalam hal ini ibu hamil yang sedang ngidam  mempunyai Keinginan dan kehendak terhadap sesuatu,dan ini bersifat alamiah.

keinginan dalam batas-batas wajar kemanusiaan yang alami ini bisa juga disebut  dengan kebutuhan,dan memang seharusnya setiap manusia harus memenuhi kebutuhan itu.
Tapi jika keinginan itu terlalu berlebihan dan diluar batas kebutuhan,maka keinginan itu bersifat hawa nafsu,dan hendaknya  ia bisa mengendalikan keinginannya itu. memang sulit membedakan antara keinginan yang bersifat kebutuhan dengan keinginan yang merupakan Hawa nafsu,yang menjadi barometernya adalah sejauhmana keinginan tersebut sesuai dengan keperluan pokok seseorang,jika sudah melewati garis – garis tersebut,maka itu berarti bukan lagi bersifat kebutuhan tetapi lebih merupakan hawa nafsu saja.
Ngidam dalam bahasa Arab:
 "Waham, wahaam, wihaam; yakni keinginan seorang wanita hamil.
Mengidam hanya terjadi pada wanita yang sedang mengandung.
Mengandung dan melahirkan adalah perjuangan yang berat bagi seorang ibu. Perjuangan yang juga berat karena sang ibu juga hakikatnya sedang mendidik  jabang bayi yang ada di dalam kandungannya.

Sebenarnya,seorang ibu hamil tidak harus selalu mengikuti keinginannya saat ngidam, justru saat ngidam adalah saat  dimana sang ibu sedang belajar mengendalikan keinginan dan hawa nafsu yang ada didalam dirinya,juga bagian dari cara ibu melatih sang jabang bayi di dalam kandungannya untuk tidak terlalu menuruti keinginan dan hawa nafsu sejak di dalam kandungan.


Cara mendidik anak mengendalikan hawa nafsu sejak dalam kandungan:
1.      Saat ibu ngidam menginginkan sesuatu misalnya,cobalah dahulu untuk menahannya. fikirkanlah dahulu apakah keinginan itu bermanfaat dan sesuai kebutuhan ibu hamil dan janin,atau semata –mata hanya selintas keinginan semata.
Jangan jadikan keinginan- keinginan itu sebagai alasan permintaan dari janin di dalam kandungan dan harus segera dituruti. Usahakanlah untuk mengendalikan lebih dahulu,tunggu sampai ibu yakin benar bahwa itu adalah benar - benar kebutuhan dan akan sangat bermanfaat bagi ibu dan janin dalam kandungannya.





2.       Saat ibu ngidam didera rasa malas yang berlebih - lebihan,misalnya malas melakukan sesuatu seperti: malas mandi,malas bergerak dan hanya ingin tidur- tiduran,atau bahkan malas beribadah, sebaiknya latihlah diri ibu untuk melawan rasa malas itu. Betapapun beratnya melawan rasa malas itu yakinkan dalam diri ibu bahwa saat ini ibu sedang melatih dan mendidik anak untuk menjadi anak yang rajin dan tidak pemalas.
Ngidam memang sesuatu yang lumrah. Menuruti keinginan ibu hamil saat ngidam adalah hal yang jamak dilakukan. Tapi tidak ada salahnya melatih diri ibu mengendalikan diri saat ngidam,karena apa yang ibu lakukan saat hamil akan berpengaruh juga pada janin yang dikandungnya.kebiasaan dan prilaku yang ibu lakukan saat hamil,kelak itu pulalah yang ibu ajarkan pada anak.





2 komentar:

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DAN MENINGGALKAN KOMENTAR YANG BAIK DAN BUKAN SPAM. KAMI SANGAT MENGHARGAI KUNJUNGAN ANDA. SEMOGA BLOG INI MEMBERI MANFAAT DAN KEBAIKAN BAGI KITA.